Kedai Sri Lestari, Surga Pecinta Ceker di Malang

Kedai Sri Lestari, Surga Pecinta Ceker di Malang

[ad_1]

Jangan ngaku pecinta ceker kalau Teman Traveler belum mampir ke Kedai Sri Lestari. Tempat makan satu ini cukup populer di Malang dan punya banyak penggemar. Terlambat datang sedikit saja, kalian harus siap-siap gigit jari karena cekernya bakal ludes terjual. Penasaran? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Dekat Stasiun Kota Baru

kedai sri lestari
Kedai tampak luar (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Kedai Sri Lestari berada di lokasi strategis, menempati sebuah lapak sederhana di Jalan Trunojoyo no. 25B atau tak jauh Stasiun Kota Baru Malang. Jika baru turun dari kereta, Teman Traveler cukup berjalan kaki kurang lebih 50 meter untuk sampai sini. 

kedai sri lestari
Kedai Ceker Sri Lestari (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Oh ya, jangan bayangkan kedai ini menempati sebuah bangunan permanen dengan tempat super mewah ya. Sebaliknya, Sri Lestari beroperasi di sebuah kedai mungil yang sebagian bangunannya terbuat dari kayu. Dari segi tempat, bisa dibilang tidak ada sesuatu yang benar-benar istimewa. 

Ceker Tebal dan Empuk 

kedai sri lestari
Ada lima ceker dalam seporsi mangkuk (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Satu hal yang bikin Kedai Sri Lestari beda dengan warung ceker lain di Malang adalah ketebalan dan kelunakan dagingnya. Dalam seporsi Teman Traveler akan mendapat lima buah ceker. Semuanya berukuran besar dan terasa sangat empuk ketika digigit. Dijamin takkan menyulitkan kalian ketika menyantapnya.

Selain ceker, Teman Traveler bisa juga pesan menu lain seperti sayap atau kepala. Semuanya dimasak dengan tingkat kelunakan sama dan pastinya sangat lezat. Dijamin bikin ketagihan.  

Keistimewaan sajian ceker di sini terletak di kuahnya. Secara visual tampak berwarna coklat, diracik dengan paduan kaldu dan kecap yang pas. Begitu menyentuh lidah, Teman Traveler akan merasakan sensasi gurih dan sedikit asam yang menyegarkan. Oh ya, kalian juga bisa sesuaikan sendiri tingkat kepedasannya lho.

Jangan Sampai Kehabisan

Ceker di sini biasanya ludes dalam waktu singkat (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Lantaran rasanya begitu nikmat, sajian ceker di sini punya cukup banyak penggemar. Jangan kaget jika melihat ada antrean mengular di sini. Pastikan Teman Traveler tidak datang terlalu larut. Mampir di atas pukul 20.00, bisa dipastikan semua menu di sini sudah ludes terjual. Kedainya sendiri biasa buka sejak pukul 17.00 dan tutup hari Kamis.

Kedai Sri Lestari sendiri tidak terlalu luas, hanya bisa menampung maksimal 20 orang. Jadi begitu Teman Traveler dapat giliran makan, sebaiknya jangan habiskan waktu terlalu lama agar pengunjung lain bisa gantian masuk. 

Harga Sangat Terjangkau 

Beragam menu yang tersedia (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Bersantap di Kedai Sri Lestari dijamin takkan menguras kantong, sebab harga yang ditawarkan sangat terjangkau. Seporsi ceker bisa kalian tebus dengan bermodal Rp12.000 saja. Sementara untuk menu kepala dan sayap, masing-masing dipatok Rp13.000 dan Rp14.000. Oh ya, semuanya belum termasuk nasi ya. Seporsi nasi bisa kalian dapat dengan bermodal Rp3.000 saja. Terjangkau kan?

Buat Teman Traveler yang suka menyantap olahan ceker, Kedai Sri Lestari pantang dilewatkan jika sedang menjelajah wisata Malang. Kualitas rasa dan harganya benar-benar tidak mengecewakan. Selamat makan.

Tags

Indonesia

Jawa Timur

kontributor

kuliner

kuliner malang

Malang

Travelingyuk

[ad_2]

Source link