Kategori: Destinasi

Mengenang Mendiang Goo Hara di Gwangju, Kota Kelahirannya yang Begitu Menawan

[ad_1]

Pada hari Minggu (24/11) kemarin, dunia dikejutkan oleh berita meninggalnya Goo Hara, penyanyi sekaligus aktris Korea Selatan. Dilansir dari kompas.com, penyebab kematian eks member girlband KARA ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Untuk mengenang Goo Hara, Travelingyuk mengajak Teman Traveler untuk menelusuri kota kelahirannya, Gwangju.

Sister City dengan Medan

Gwangju via shutterstock

Gwangju merupakan ibu kota Provinsi Jeolla Selatan yang juga kota terbesar kelima di Korea Selatan. Rupanya, kota kelahiran Goo Hara ini adalah sister city dengan Medan, kerja sama mereka sudah berjalan sejak tahun 1997. Beragam kerja sama regional telah mereka lakukan. Mulai dari segi ekonomi, industri, sampai wisata.

Goo Hara
Goo Hara Menikmati Kota via Instagram @koohara

Boseong Green Tea Fields, Terbesar di Korea Selatan

Boseong Green Tea Fields via shutterstock
Boseong Green Tea Fields via shutterstock

Gwangju mempunyai perkebunan teh hijau terbesar di Korea Selatan yang disebut sebagai Boseong Green Tea Fields. Tempat ini sudah ada semenjak masa kolonialisme Jepang di Negeri Ginseng. Walau sempat terbengkalai, kini kawasan ini menjadi pusat produksi teh hijau paling berkualitas di Korea Selatan.

Daun terbaik di Boseong Green Tea Fields akan diubah menjadi yubi-ocha, varietas teh terbaik di Korea Selatan sebab aroma dan rasanya sungguh nikmat tiada tara. Bagi Teman Traveler yang berkunjung ke area ini,

Gaya Berlibur Syed Saddiq, Menpora Malaysia yang Sedang Viral

[ad_1]

Siapa yang tidak kenal dengan menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia yang satu ini? Bernama lengkap Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, ia terkenal bukan saja karena parasnya yang tampan dan memikat hati wanita, melainkan juga kiprahnya dalam memajukan kesejahteraan remaja dan atlet Malaysia.

Nah, di tengah kesibukannya, sang menteri ternyata memiliki hobi berlibur yang jadi inspirasi banyak orang, loh. Simak ulasannya berikut ini!

Bersepeda santai di Langkawi

Image may contain: 1 person, bicycle, sky, outdoor and nature
Menikmati sepeda santai via Instagram/syedsaddiq

Menteri Syed Saddiq dikenal memiliki kegemaran bersepeda. Tercatat, ia tergabung dalam beberapa komunitas pesepeda di Malaysia. Selain itu, sang menteri sering mengunggah aktivitasnya yang satu ini di media sosial sambil mempromosikan pentingnya berolahraga dan mengolah tubuh.

Harapannya, makin banyak pemuda yang mengikuti jejaknya dalam menjalani hidup produktif dan sehat. Manfaatnya banyak sekali, loh, khususnya bagi kesehatan mental.

Dukung Kontingen Malaysia di Jakarta

Image may contain: 6 people
Dukung tim Malaysia via Instagram/syedsaddiq

Sebagai Menteri Belia dan Sukan (sebutan Menteri Pemuda dan Olahraga di Malaysia), Syed Saddiq harus bertanggung jawab terhadap semua urusan yang berkenaan dengan kepemudaan dan olahraga yang berlangsung di Malaysia. Tak jarang ia harus terjun langsung ke lapangan dan memastikan semuanya berjalan dengan lancar.

Salah satunya ketika perhelatan Asian Games 2018 digelar di Jakarta dan Palembang kemarin. Sang

Bukit Tengah, Harta Karun di Perbatasan Klungkung dan Karangasem

[ad_1]

Bukit Tengah merupakan lokasi tersembunyi di Kabupaten Klungkung, Bali. Seiring berjalannya waktu, tempat ini sangat populer sejak viral di Instagram. Banyak para wisatawan mulai melirik sebagai lokasi liburan karena Bukit Tengah bagaikan harta karun dengan pemandangan indahnya. Penasaran? Yuk, ikuti perjalanannya.

Perjalanan Ke Bukit Tengah

img_7297_hVd.jpg
Bukit Tengah (c) Fery Setiawan/Travelingyuk

Perjalanan menuju Bukit Tengah memakan waktu kurang lebih 45 menit. Jika berkendara dari Denpasar untuk mencapai tempat ini dengan menggunakan sepeda motor.

Setelah dari Pura Goa Lawah, kalian bisa lurus beberapa meter dan di sebelah kiri jalan akan terlihat sebuah warung, papan evakuasi tsunami, dan gerbang hijau yang besar.

Kalian cukup masuk melewati jalan di samping gerbang hijau tersebut dan mulai melewati jalan tanjakan. Sesudah beberapa putaran, di depan kalian akan ada pertigaan. Jika belok ke kiri dan naik terus, maka kalian akan sampai di menara pemancar sinyal. Jangan belok ke kiri, ya! Yang harus kalian lakukan adalah lurus mengikuti jalan aspal putih.

img_20190817_152054_8pf.jpg
Papan penunjuk arah bertuliskan BT (Bukit Tengah) (c) Fery Setiawan/Travelingyuk

Sebelumnya belum ada penanda jalan lalu mahasiswa yang menjalani KKN di desa tersebut membuatkan papan penunjuk jalan. Mereka dengan sukarela membuatkan papan penunjuk jalan agar orang-orang yang ingin berkunjung tidak tersesat. 

Jika sudah

Wot Batu Bandung, Telusuri Alur Kehidupan Manusia dengan Batu Sebagai Medianya

[ad_1]

Wisata spiritual ternyata tak hanya dengan mengunjungi tempat-tempat tertentu, seperti masjid, gereja atau yang lainnya. Kini, di Bandung ada wisata spiritual unik bernama Wot Batu.

Masuk ke dalam area Wot Batu perjalanan Teman Traveler seakan memasuki dimensi spiritual hasil intuisi seorang Sunaryo, seniman ternama Indonesia. Perjalanan spiritual tersebut ia narasikan dengan susunan batu yang bermacam-macam. Kalau kalian ingin tahu lebih jelas, simak ulasan di bawah ini.  

Ada Batu Abah dan Ambu

wot batu
Batu Abah dan Batu Ambu (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Sepasang batu menyambut Teman Traveler di ujung lorong, yakni Batu Abah. Dengan tinggi memanjang memiliki bentuk serupa phallus sebagai Lingga yang menjadi simbol maskulin. Kemudian ada pasangannya yaitu Batu Ambu yang bentuknya bulat melebar sebagai Yoni simbol keperempuanan.

Batu Abah didatangkan dari Bali, sedangkan Batu Ambu dari India. Perjalanan panjang kedua batu ini melambangkan gagasan dualisme yang mendasari pola pikir masyarakat tradisi Indonesia mengenai keseimbangan yang saling melengkapi dalam semesta.

Batu Antara Bumi dan Langit

wot batu
Batu Antara Bumi dan Langit (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Berjalan sedikit, di sisi tembok terdapat Batu Antara Bumi dan Langit. Disusun dari batu-batu yang ditanam di tanah dan terletak melayang, karya ini menggambarkan hubungan dualisme yang selaras dengan Batu Abah dan Batu Ambu – antara Ayah

Alami Culture Shock Saat Traveling? Hadapi dengan 5 Cara Ini!

[ad_1]

Pasti banyak yang pernah mengalami culture shock saat sedang traveling. Kebiasaan, budaya, bahkan bahasa yang berbeda 180 derajat dengan kita membuat bingung, kaget, bahkan cemas dan stres. Apa yang harus dilakukan saat hal ini terjadi? Simak ulasannya berikut ini!

1. Googling dan Pahami Perbedaan Budaya di Negara Tujuan

Ilustrasi mempelajari budaya baru via Shutterstock

Hal pertama yang harus Teman Traveler lakukan adalah mencari tahu tentang daerah atau negara yang bakal dituju. Kalian bisa menelusurinya via internet, terutama pada website atau aplikasi khusus traveling.

Selama kalian googling, coba ajukan pertanyaan pada diri sendiri. Misalkan seperti, “Bagaimana kebudayaan mereka?”, “Apa saja kegiatan yang mereka lakukan?”, “Seperti apakah bentuk dan ragam bahasa yang mereka pakai?, dan sebagainya. Semakin kritis kalian mencari, semakin luaslah wawasan yang didapat seputar destinasi wisata tujuan Teman Traveler.

2. Diskusi dengan Orang yang Sudah Pernah ke Sana

Ilustrasi diskusi untuk menemukan titik terang via Shutterstock

Benar seperti kata ungkapan, “Belajarlah dari orang yang sudah ahli”, Teman Traveler harus mencari seseorang yang pernah berkunjung atau bahkan menetap di tempat tujuan kalian nanti. Bisa dari teman, kerabat, atau para senior. Cobalah membangun diskusi dan bertanyalah tentang banyak hal seputar daerah atau negara tersebut.

3. Lihat Budaya Lain