4 Tradisi Unik Para Pemuda di Berbagai Daerah, Salah Satunya Pesta Kesurupan

4 Tradisi Unik Para Pemuda di Berbagai Daerah, Salah Satunya Pesta Kesurupan

[ad_1]

Tradisi tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tapi juga para pemuda. Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali tradisi unik yang khusus dilakukan para pemuda. Penasaran apa dan di mana saja tradisi yang dimaksud? Yuk kita simak bareng-bareng, siapa tahu salah satunya ada di daerah kalian. 

1. Festival Ciuman, Bali 

tradisi unik pemuda
Omed-omedan via instagram/beachwalk_bali

Di Bali, ada tradisi unik yang bisa Teman Traveler tonton nih. Bernama Festival Ciuman atau kerap disebut dengan Omed-omedan. Tradisi yang sudah digelar sejak abad 17 ini diikuti oleh anak SMP sampai dengan mahasiswa yang belum menikah. Muda-mudi akan diarak sesuai jenis kelamin untuk kemudian saling tarik dan berciuman. 

Omed-omedan memiliki tujuan untuk mengakrabkan muda-mudi sembari membuat mereka punya kesempatan saling meminta maaf sebelum menyambut tahun Saka. Bagi kalian yang ingin melihat festival ini, silahkan datang satu hari setelah perayaan Nyepi. Lokasinya berada di Desa Sesetan, Denpasar.

2. Pesta Kesurupan, Banyumas 

tradisi unik pemuda
Pesta Ebeg via instagram/motojepret

Tradisi yang tak kalah unik lainnya ada pesta kesurupan atau Ebeg di Banyumas. Sesuai dengan namanya, para pemuda yang menjadi pemain Ebeg akan mengalami kesurupan yang disebut mendem. Di saat inilah para pemain Ebeg biasa memakan berbagai benda yang tidak lazim dimakan seperti pecahan kaca (beling), bunga-bunga sesaji, mengupas kelapa dengan gigi, makan padi dari tangkainya, bara api, dan lain-lain. 

Keadaan mendem ini menunjukkan bahwa pemain Ebeg adalah Satria yang kuat. Pada akhir laga, pemain yang kerasukan akan disembuhkan oleh pemimpin grup Ebeg yang biasanya adalah seorang tetua adat dan disebut dengan istilah Penimbul. 

3. Tawur Nasi, Rembang 

Tawur Nasi via twitter/budayajawa_id

Beda halnya dengan yang dilakukan para pemuda di Desa Pelemsari, Rembang, Jawa Tengah. Para pemuda melakukan tradisi Tawur Nasi  sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang melimpah. Seusai berdoa, pemuda-pemuda desa saling lempar nasi sambil tertawa gembira.

Nantinya, nasi-nasi yang tercecer ini akan dikumpulkan warga untuk pakan ternak. Mereka percaya, hasil dari ternak yang diberi makan nasi hasil “tawuran” akan melimpah seperti panen mereka. 

4. Adu Betis, Bone 

Adu Betis via instagram/backpackerjakarta.19

Kalau Rembang punya Tawur Nasi, Bone memiliki Adu Betis yang dilakukan pemuda untuk merayakan hasil panen. Setelah aba-aba, pesertanya akan saling adu kuat menendang betis lawan. Tak jarang, mereka akan meringis kesakitan, bahkan sampai keseleo karena kekuatan tendangan lawan. Tapi, tidak ada yang mendendam, mereka tetap bersuka cita karena hasil panen yang melimpah.  

Seru sekali melihat tradisi unik yang dilakukan oleh para pemuda di berbagai daerah. Itu merupakan bukti bahwa Indonesia kaya akan tradisi yang penuh makna di dalamnya. Nah, apa di tempat tinggal Teman Traveler ada tradisi unik lainnya? 

Tags

Bali

Banyumas

Bone

Budaya

Denpasar

Jawa Tengah

Rembang

tradisi unik pemuda



[ad_2]

Source link