Indonesia Bebas Visa ke Sri Lanka, Ini Akomodasi Terbaik Sekitar Sigiriya Rock

Sri Lanka merupakan salah satu negara yang tahun 2019 memberlakukan bebas visa kepada wisatawan Indonesia. Berkat hal tersebut Teman Traveler semakin mudah untuk menikmati destinasi keren misalnya Sigiriya Rock. Nah, demi mendukung liburan lebih nyaman, berikut pilihan akomodasi terbaik di Sri Lanka versi Travelingyuk.

Palmyra Nature Resort Sigiriya

Sarapan Outdoor di Palmyra via Instagram @palmyranatureresort

Palmyra Nature Resort dapat menjadi pilihan menginap saat berwisata di Sri Lanka. Teman Traveler hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp400.000an per malam. Sarana yang tersedia adalah restoran, lounge, dan taman dengan latar belakang Sigiriya Rock.

Serunya, Teman Traveler pun dapat menikmati panorama situs megah tersebut langsung dari teras kamar. Untuk fasilitas di ruangan di antaranya adalah AC, TV, perlengkapan membuat teh/kopi, dan tentunya kamar mandi nyaman dengan amenities lengkap. Palmyra Nature Resort Sigiriya beralamat di No 207/A, Bandaranayaka Rd.

Sundaras Resort & Spa

Pool Bar di Sundaras Resort & Spa via Instagram @dreambigtravelfar

Akomodasi di Sri Lanka selanjutnya adalah Sundaras Resort & Spa yang berlokasi di Kandy Road, Dambulla. Budget yang perlu Teman Traveler keluarkan adalah mulai dari Rp500.000an. Cukup terjangkau untuk ukuran resort yang berlokasi tidak jauh dari atraksi wisata populer.

Fasilitas yang tersedia di antaranya adalah kolam renang outdoor,

Bibimbap, Resto Korea Favorit Wisatawan di Bali

Saat ini, cukup mudah menemukan resto Korea di Nusantara, termasuk di Pulau Dewata. Salah satunya adalah Resto Bibimbap, Jalan Bypass Ngurah Rai Kuta, 100/5, Bali. Tempat ini digemari oleh wisatawan bahkan artis-artis Korea.

Berbagai menu yang ditawarkan Bibimbap denga harga cukup terjangkau. Service yang diberikan juga sangat bagus dan sangat memperhatikan pengunjung. Apa lagi keistimewaan tempat kuliner di Bali ini? Simak ulasan berikut, ya.

Suasana Resto Korea Bibimbap (c) Laksmi M. Prameswari/Travelingyuk

Mudah Dijangkau Dari Bandara

img_20191024_172532_vWF.jpg
Pintu masuk Bibimbap (c) Laksmi M. Prameswari/Travelingyuk

Waktu yang ditempuh dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Bibimbap adalah sekitar 9 menit. Pengunjung bisa menggunakan ojek online yang beroperasi di Bandara. Bibimbap ini juga terletak di sebrang Mall Bali Galeria dan bisa langsung melancong ke wisata di Kuta karena jaraknya cukup dekat.

Desain Interior Colourful

Resto Bibimbap Bali
Desain interior yang berwarna dan TV yang menyuguhkan video K-Pop (c) Laksmi M. Prameswari/Travelingyuk

Meskipun dari luar resto terlihat kecil, jika pengunjung masuk ke dalam resto terdapat dua sisi tempat duduk yang berbeda. Desain yang colourful dan dihiasi poster-poster artis Korea juga cocok untuk K-Popers. Terdapat pula rak buku dengan buku-buku dan majalah Korea. Sembari menunggu makanan datang, pengunjung bisa berfoto-foto ria karena tempatnya yang menarik!

Sering Dikunjungi Artis

4 Negara yang Larang Penggunaan Hewan untuk Hiburan, Indonesia Masuk Enggak Ya?

Di seluruh dunia sudah banyak tempat wisata yang menggunakan hewan sebagai media hiburannya. Ini dikarenakan binatang memang menjadi daya tarik supaya banyak wisatawan yang mengunjungi. Namun, sebenarnya hewan-hewan tersebut tersiksa karena itu tidak sesuai dengan kebiasaannya sehari-hari. Oleh karenanya, ada beberapa negara yang larang penggunaan hewan untuk hiburan. Kalau Teman Traveler mau tahu apa saja negara yang dimaksud, bisa lihat uraian di bawah ini. 

1. Kamboja, Melarang Wisata Naik Gajah di Angkor Wat  

Atraksi gajah di Angkor Wat via twitter/forddyce92

Negara pertama yang mengeluarkan aturan larangan mempergunakan hewan sebagai hiburan adalah Kamboja. Ini dilakukan atas dasar tempat wisata populer bernama Angkor Wat menyediakan atraksi naik gajah untuk para pengunjung yang ingin berkeliling.

Melihat kejadian ini, The Elephant Management Association, bekerja sama dengan kelompok aktivis hewan Apsara Authority mendorong manajemen Taman Arkeologi Angkor Wat di Siem Reap, Kamboja, untuk segera mengumumkan penghentian eksploitasi gajah. Larangan ini akan aktif dilakukan per tanggal 1 Januari 2020.  

2. Skotlandia, Melarang Keras Penggunaan Hewan Liar untuk Sirkus Keliling 

larang hewan untuk hiburan
Sirkus di Skotlandia via twitter/GlobalElephants

Selanjutnya ada Skotlandia yang juga memberlakukan aturan yang sama. Dengan adanya aturan tersebut, maka sirkus keliling yang masih menggunakan hewan liar sebagai salah satu bagian pertunjukannya akan dilarang masuk ke

Mendaki Bukit Gede, Demi Sunset Magis di Ponorogo

Ponorogo bukan hanya populer karena reognya, terdapat wisata alam yang patut Teman Traveler singgahi, salah satunya adalah Bukit Gede. Cukup mudah mencapai bukit yang sekelilingnya benar-benar hijau memanjakan mata ini. Di sinilah Teman Traveler dapat menyaksikan beragam keelokan Ponorogo. Mau tahu apa saja? Simak ulasan berikut.

Lokasi Bukit Gede

Bukit Gede berlokasi di Desa Tatung, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Wisata alam menawan ini berada tidak jauh dari pusat kota. Jaraknya sekitar 11 kilometer dan dapat dicapai selama kurang lebih 20 menit dengan berkendara.

Bila Teman Traveler berangkat dari pusat Kota Ponorogo, arahkan kendaraan menuju Kecamatan Balong sampai perempatan Desa Ngampel. Kemudian dari perempatan, lanjutkan perjalanan ke arah Desa Tatung yang jaraknya tidak begitu jauh.

Nah, di sini Teman Traveler akan menemukan sedikit tantangan yaitu jalanan desa yang sedikit berlubang. Namun, tenang saja. Motor matik masih bisa melintas dengan aman, kok.

Lalu Teman Traveler akan melewati jalan berupa tanah, inilah tanda bahwa Bukit Gede sudah semakin dekat. Sampai di kaki bukit, parkirlah sepeda motor di tempat yang tersedia. Nah, jika datang cukup pagi, Teman Traveler bisa masuk dengan cuma-cuma sebab petugas loket biasanya belum tiba.

Trekking Bukit Gede

Perjalanan menuju atas bukit (c)prasetia bayu/Travelingyuk

Setelah memarkirkan motor, Teman Traveler dapat mulai

5 Soto Legendaris di Jawa, Ada yang Sejak 1940an

Soto dapat ditemukan di berbagai daerah dan sangat cocok disantap saat hujan tiba. Berbagai macam jenis soto telah hadir dan menjadi legendaris di daerahnya, bahkan ada yang sejak 1940an. Semua dijamin akan kelezatan, gurih nan nikmatnya. Yuk, simak soto legendaris di Jawa berikut ini.

1. Soto Po, Bandung 1946

Soto Po di Bandung via Instagram nakamajem

Soto Po sudah berdiri sejak tahun 1946 berlokasi di Jalan Rama No. 14, Pajajaran, Bandung. Soto ini menyediakan menu soto campur, soto mie dan aneka jajanan lainnya. Soto campur memiliki kuah yang penuh kaldu berwarna coklat dan isian daging serta kacang. Sedangkan soto mienya berkuah bening dengan porsi lebih besar.

Bagi Teman Traveler yang ingin mencicipi, untuk satu porsinya diberi harga Rp33.000. Warung beroperasi setiap hari dari pukul 08.00-19.00, jangan sampai kehabisan ya.

2. Soto Gubeng Pojok, Surabaya 1950 

Soto Gubeng Pojok di Surabaya via Instagram horizonhoman

Selanjutnya soto legendaris di Surabaya yang sudah berdiri sejak tahun 1950 ialah Soto Gubeng Pojok. Terkenal dengan soto dagingnya dengan isian yang beragam ada babat, jeroan dan telur ayam. 

Satu porsinya dibanderol mulai Rp21.000 sampai Rp43.000, penasaran dengan rasanya? langsung datang saja ke Jalan Kusuma Bangsa No.30, Ketabang, Genteng, Surabaya. Warung beroperasi setiap hari dari pukul